Jumat, 31 Januari 2020

"GEGER PECINAN"

Hello guys^^
Semoga sehat selalu ya..

GEGER PECINAN


Menurut video Youtube yang kami lihat, yang berjudul "Melawan Lupa -Geger Pacinan."

Geger Pacinan  atau Tragedi Angke, Dalam bahasa Belanda "Chinezenmoord" yang berarti "Pembunuhan orang Tionghoa" merupakan sebuah pogrom terhadap orang keturunan Tionghoa di kota pelabuhan Batavia, Hindia Belanda. Kekerasan dalam batas kota berlangsung dari 9 Oktober-22 Oktober 1740, sedangkan berbagai pertempuran kecil terjadi hingga akhir November di tahun yang sama.

Pada periode awal kolonialisasi Hindia Belanda oleh Belanda, banyak orang keturunan tionghoa dijadikan tukang dalam pembangunan kota Batavia di pesisir barat laut pulau Jawa mereka juga bertugas sebagai pedagang, buruh di pabrik gula, serta pemilik toko.

Setelah berbagai kelompok buruh pabrik gula keturunan Tionghoa memberontak, dengan menggunakan senjata yang dibuat sendiri untuk menjarah dan membakar pabrik, ratusan orang Tionghoa.Pada tanggal 25 Oktober, setelah hampir dua minggu adanya pertempuran kecil, 500 orang Tionghoa bersenjata berangkat menuju Cadouwang (kini Angke), tetapi dihalau oleh kavaleri di bawah pimpinan Ridmeester Christoffel Moll.

Perintah untuk gencatan senjata diterima Crummel pada tanggal 2 November. Penjarahan berlangsung sampai tanggal 28 November, dan pasukan pribumi terakhir dibebastugaskan pada akhir bulan itu.


Belanda mulai menembakkan meriam ke arah rumah orang Tionghoa, sehingga rumah-rumah tersebut terbakar. Beberapa orang Tionghoa tewas di rumah mereka, sementara yang lainnya ditembak saat keluar dari rumah atau melakukan bunuh diri.

Sebelum adanya voc etis-etis tionghoa dan etis-etis lainnya dulunya saling bahu-membahu. Setelah berbagai kelompok buruh pabrik gula keturunan Tionghoa memberontak, dengan menggunakan senjata yang dibuat sendiri untuk menjarah dan membakar pabrik, ratusan orang Tionghoa, yang diduga dipimpin Kapitan Cina Ni Hoe Kong, membunuh 50 pasukan Belanda di Meester Cornelis (kini Jatinegara) dan Tanah Abang pada tanggal 7 Oktober. Untuk menanggapi serangan ini, pemimpin Belanda mengirim 1.800 pasukan tetap yang ditemani schutterij (milisi) dan sebelas batalyon wajib militer untuk menghentikan pemberontakan; mereka melaksanakan jam malam dan membatalkan perayaan Tionghoa yang sudah dijadwalkan karena takut bahwa orang Tionghoa akan berkomplot pada malam hari, yang tinggal di dalam batas kota dilarang menyalakan lilin dan disuruh menyerahkan semua barang, hingga pisau paling kecil sekalipun. Pada hari berikutnya, pasukan Belanda berhasil menangkis suatu serangan dari hampir 10.000 orang Tionghoa, yang dipimpin oleh kelompok dari Tangerang dan Bekasi, di tembok kota Raffles mencatat sebanyak 1.789 warga keturunan Tionghoa meninggal dalam serangan ini. Untuk menanggapi serangan ini, Valckenier kembali mengadakan pertemuan Dewan Hindia pada tanggal 9 Oktober.

Sementara, gosip mulai tersebar dalam kelompok etnis lain, termasuk budak dari Bali dan Sulawesi serta pasukan Bugis dan Bali, bahwa orang Tionghoa berencana membunuh atau memerkosa orang pribumi, atau menjadikan mereka sebagai budak. Untuk mencegah hal tersebut, kelompok-kelompok ini mulai membakar rumah-rumah milik orang Tionghoa di sepanjang Kali Besar. Ini disusul oleh serangan Belanda terhadap tempat tinggal orang Tionghoa di Batavia. Politikus Belanda yang anti-kolonis W.R. van Hoƫvell menulis bahwa "wanita hamil dan yang sedang menyusui, anak kecil, dan para pria gaek jatuh dalam serangan. Tahanan dibantai seperti domba."

Pasukan di bawah pimpinan Letnan Hermanus van Suchtelen dan Kapten Jan van Oosten, seorang serdadu Belanda yang selamat dari serangan di Tanah Abang, mengambil posisi di daerah pecinan: Suchtelen dan pasukannya menempatkan diri di pasar burung, sementara pasukan van Oosten mendapatkan pos dekat kanal. Sekitar pukul 17.00pm. Serdadu Belanda mulai menembakkan meriam ke arah rumah orang Tionghoa, sehingga rumah-rumah tersebut terbakar. Beberapa orang Tionghoa tewas di rumah mereka, sementara yang lainnya ditembak saat keluar dari rumah atau melakukan bunuh diri. Yang berhasil mencapai kanal dibunuh oleh pasukan Belanda yang menunggu di perahu kecil, sementara pasukan Belanda lainnya mondar-mandir di antara rumah-rumah yang sedang terbakar, mencari dan membunuh orang Tionghoa yang masih hidup. Tindakan ini kemudian tersebar di seluruh kota Batavia. Menurut Vermeulen, sebagian besar pelaku merupakan pelaut dan unsur masyarakat lain yang "tidak tetap ataupun baik." Dalam periode ini ada banyak penjarahan dan penyitaan properti.

Sekian Review berita mengenai "GEGER PECINAN." Terimakasih, see you.

Minggu, 26 Januari 2020

HUJAN BIKIN TELAT

Hallo guys!!
Semoga sehat selalu ya.^^
Oke guys jadi minggu ini gue mau cerita gak enaknya hujan pagi-pagi ketika lagi sekolah guys hehehe. Jadi seminggu ini, Jakarta lagi di landa hujan deres lho guys. Gimana kalo di kota kalian? Hehehe. Dan seminggu ini gue hampir telat terus guys huaaaaaa:". Dan hari kamis kemarin bayangin gue baru bangun jam 6 pagi sedangkan masuk sekolah itu jam 06.30 guys. Kalian banyangin kan paniknya gue gimana udah gitu hujan deres pula:(. Gue sampe di sekolah jam 06.43 guys, dan gue dalam keadaan basah kuyup:" huhuhuuu. Dan akhirnya gue pulang dengan minjem sendal temen donggg:(. Karena sepatu+kaos kaki gue basah lepek belum kering hehehe. Hari Jum'at juga sama guys, basah tapi gak sebasah kemarinnya. Tapi sama hehehe, telat juga. Dan pulangnya, gue mampir dulu ke hari-hari buat beli bahan untuk konten YouTube mingguan gue. Hehehe sekalian promosi nih, kalo belum tau nama channel YouTube gue ini nih "Stnadiya Alawiyah", skip. Jadi gue ke hari-hari naik angkot dong yeayyy wkwk. Dan pulangnya malah naik grab car cui kocak banget deh. Gue naik grab car karen gatau naik angkot apa lagi buat sampe kerumah gitu. Dan karena udah sore dan mau hujan jadinya gue memilih untuk naik grab car wkwk. Oke guys segitu dulu ya cerita gue di minggu ini, Thankyou. Tunggu cerita selanjutnya yah.^^ byebye.

Selasa, 21 Januari 2020

KEDATANGAN GUEST LECTURE?? SERU BANGET!!!

Hallo guys!!^^
Semoga sehat selalu ya.

Oke jadi sekarang gue mau ngasih tau. Jadi hari ini gue kedatangan guest lecture guys. Guest lecture nya itu pak Berry. Acara ini di adain di kelas gue dan sebelah. 3 kelas di jadiin satu gitu guys. Acara dimulai dari pukul 07.00-10.50 WIB. Selama 2½ jam itu pak Berry ngejelasin gimana awalnya dia bisa sampai jadi tour guide profesional!!!. Ternyata pak Berry belajar sendiri sama temen-temen dikampungnya gitu dengan cara praktek sendiri turun langsung ke lapangan!! Keren banget gak sih guys?? Pak Berry itu sama sekali ga ikut kuliah pariwisata guys.. pak Berry juga ngejelasin awalnya itu pak Berry iri hati tapi di jadiin motivasi gitu.. keren banget kan. Dan kalian tau gak? Gaji bersihnya itu 17jt guys!!! Dan pak Berry itu orang Banyuwangi.. kalian tau kan biaya hidup disana masih murah??? Pak Berry juga udah punya pacar lhoo.. orang Belanda guys!! Keren banget kan!!! Enak kan guys?? Jadi tour guide tuh enak banget. Ga boong. Sumpah deh. Jadi tour guide itu emang capek, tapi terbalaskan kok dengan gajinya yang besar gitu. Capeknya juga pusa gitu lho. Nemenin wisatawan mancanegara traveling kitanya pun ikut traveling hahaha. Udah gitu kalo kalian beruntung gitu, kalian bisa lho dapet jodoh dari beda negara seperti pak Berry. Oh ya, dan tadi itu sempet ada sesi tanya-jawab a.k.a QnA gitu guys, dan pak Berry menjawab semuanya dengan gayanya yang keren banget. Dan pak Berry tuh ke Eropa sering banget guys. Keren banget kan. Gue tuh pengen banget punya doi kaya pak Berry suksesnya gitu guys hehehe. Dan semoga sukses nanti gue bisa sukses kaya pak Berry aamiin. Oh ya, setelah guest lecture ini pak Berry mau ke Norwegia guys. Pak Berry ke Norwegia itu mau ngeliat pemandangan Aurora guys!!!! Keren banget kan!!!!. Semoga keinginan gue bisa sukses kaya pak Berry tercapai aamiin.
Ini beberapa foto bareng pak Berry guys.



Jadi inti dari cerita gue di atas itu:
1. Yang gue dapet dari guest lecture kemarin itu banyak banget. Antara lain, cara mengguide seorang wisatawan harus penuh sabar, iri hati harus di jadikan motivasi, harus bisa menjadi seorang guide luar biasa yang awalnya dari oranh biasa, gapai cita-cita walaupun keadaan ekonomi tidak sesuai.
2. Motivasi yang gue dapet itu kenapa pak berry yang tidak belajar pariwisata awalnya dan hanya belajar mengandalkan traveling langsung bisa, sementara gue yang udah belajar pariwisata di sekolah diajarkan langsung juga harus bisa.
3. Rencana saya di masa depan ingin menjadi seorang tour guide yang sukses seperti pak berry, dan ingin menjadi tour guide yabg profesional juga.
4. Cerita berkesan dari pak berry itu ketika pak berry cerita awal mula dia berkarir dibidang pariwisata itu sangat berkesan banget.
5. Mimpi saya tentang pariwisata, saya ingin menjadi tour guide profesional, untuk pariwisata Indonesia, semoga menjadi lebih baik, lebih maju dari sekarang.

Oke guys. Sekian cerita dari gue, kurang lebihnya mohon maaf ya. See you. Tunggu cerita gue selanjutnya yappppp. Byebye.

Sabtu, 18 Januari 2020

SERUNYA JADI ANAK PARIWISATA a.k.a UPW

Hallo guys!!^^
Gimana kabarnya nih? Hehe. Semoga baik selalu ya. Amin.

Gue disini mau cerita enaknya jadi anak pariwisata lho. Penasaran gak? Pastinya iya dong hahaha.
Jadi anak pariwisata itu enak banget lho. Selain jalan-jalan terus kita juga dapet banyak ilmu yang asyik banget!!!. Hah? Asyik? Pasti kalian lagi mikir itu kan? Hehehe.
Jadi anak pariwisata itu enak banget. Gue gak boong. Keseharian gue di sekolah tuh santai banget tapi dapet ilmu. Karena guru gue selalu ngajarin dengan gaya ngajar yang seru banget, sering ada giveaway juga lho. Jadi anak muridnya tambah semangat gitu guys. Dan ditambah setiap minggunya itu kita membuat vlog guys. Seru kan? Iya kan? Iya dong hehehehe.
Jadi anak pariwisata juga selalu bahagia lho. Karena gak pernah pusingin ini itu, mereka selalu bahagia dengan hal-hal konyol gitu deh hehehe.
Jadi kalian yang masih kelas 9 SMP/MTs Wajib banget nih masik jurusan ini. Di jamin gak bikin pusing dan pastinya selalu seru hehehe. Please ini gak promosi kok. Ini beneran gue sendiri yang ngerasain guys.
Dan awalnya gue masuk jurusan ini karena ikut temen aja hehehe, gue dulu punya berbagai pemikiran seperti ini; "enak gak ya jadi anak upw?" "nanti masuk jurusan ini pelajaran nya bikin pusing gak ya?" dan berbagai pemikiran lainnya. Dan setelah beberapa bulan masuk jurusan ini, pemikiran-pemikiran negatif itu gue hempas kan. Karena, ternyata emang seru banget hehehe. Oke guys sekian sedikit cerita dari gue. Apabila ada typo yang bertebaran mohon dimaafkan ya guys. See you.
Tunggu cerita-cerita gue selanjutnya yaa!!^^

Selasa, 14 Januari 2020

SABTU-MINGGU JALAN-JALAN

Hallo guys!^^
Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu ya^^

Kenalin nama gue Siti Nadiya Alawiyah hehehe. Jadi ini adalah postingan pertama gue, jadi mohon dimaafkan jika ada kesalahan kata ya guys^^

Jadi hari Sabtu-Minggu kemarin gue pergi ke Museum Keramik & Seni Rupa dan ke Perpustakaan  Nasional. Sabtunya gue pergi ke Museum Keramik & Seni Rupa karena ngerjain tugas Seni Budaya a.k.a Sbk bareng temen-temen gue, gue berangkat jam 9 pagi naik Transjakarta a.k.a Tj dan sampe sana jam setengah 11 siang guys lalu selesai jam 12.30 siang.
Minggunya gue pergi ke Perpustakaan Nasional karena buat refreshing hahaha, dan kebetulan lagi ada yang latihan teather gitu jadi ya ga bete banget ya hahaha dan pulangnya gue bikin vlog bareng temen gue, sekalian promosi jangan lupa liat channel YouTube gue ya namanya: Stnadiya Alawiyah jangan lupa subscribe wkwk. Oke guys sekian cerita gue di Sabtu-Minggu ini, see you. Tunggu cerita seru di blog gue selanjutnya ya^^